Keunikan Asuransi Jiwa

 

Asuransi jiwa merupakan produk yang unik karena merupakan benda yang tidak berwujud secara fisik.

Pada saat membeli asuransi jiwa maka yang kita dapat adalah proteksi atau perlindungan (rasa aman).

Proteksi atau perlindungan ini tidak dapat dilihat namun hanya bisa dirasakan manfaatnya.

Manfaat asuransi jiwa diantaranya yaitu uang pertanggungan (UP) jiwa, kesehatan, kecelakaan dan cacat tetap, penyakit kritis.

Manfaat UP jiwa agak berbeda dengan manfaat lain karena tidak dapat Anda rasakan secara langsung. Manfaat ini hanya dapat dirasakan oleh keluarga yang Anda tinggalkan (istri atau anak) pada saat Anda tidak ada lagi bersama mereka.  

Perbedaan asuransi jiwa juga tampak jelas dengan produk yang lain pada saat proses aplikasi selesai dilakukan.

Sebagai contoh pada saat kita membeli sebuah mobil. Maka setelah proses administrasi selesai dilakukan, kita akan menerima wujud fisik sebuah mobil.

Namun, apa yang akan kita peroleh pada saat pengajuan aplikasi asuransi jiwa selesai dilakukan?

Bila pengajuan aplikasi asuransi jiwa telah disetujui perusahaan asuransi, maka kita hanya akan menerima lembaran kertas yang berbentuk buku. Lembaran kertas tersebut biasa disebut sebagai polis.

Polis memuat ringkasan manfaat dari proteksi yang Anda beli. Di dalamnya juga memuat hak dan kewajiban Anda sebagai penerima manfaat serta hak dan kewajiban perusahaan asuransi sebagai pemberi manfaat.

Walaupun bentuknya hanya sebuah buku, tetapi buku tersebut bernilai sejumlah uang.

Misal, bila yang Anda beli adalah manfaat UP jiwa sebesar Rp 1 M maka buku polis yang Anda terima sama nilainya dengan uang sejumlah Rp 1 M.

Keunikan lain dari produk asuransi jiwa yaitu hanya dapat dibeli pada saat Anda merasa tidak butuh.

Tahukah Anda bahwa pada saat Anda merasa tidak butuh maka disitulah letak kebutuhan Anda.

Pada saat Anda merasa tidak butuh maka biasanya Anda masih berada pada kondisi yang sehat.

Perusahaan asuransi hanya akan menyetujui pengajuan aplikasi dari calon tertanggung yang sehat. 

Karena itu pada saat Anda merasa butuh, misal terdiagnosa penyakit kritis, maka akan sulit bagi Anda untuk bisa membeli asuransi jiwa.