Mau Membeli Asuransi Jiwa, Perhatikan Dulu Hal Berikut

 

Saya sering bingung dengan orang yang membeli asuransi jiwa tetapi tidak tahu produk apa yang mereka beli. Jangankan mengetahui berapa Uang Pertanggungan (UP) yang dimiliki, nama produk dan manfaat yang akan diperoleh juga tidak tahu. Lalu kenapa mereka membeli asuransi jiwa?

Ketika ditanya jawaban yang keluar diantaranya supaya berhenti dikejar-kejar agen asuransi yang biasanya keluarga atau teman. Jadi dibelilah apapun produk yang ditawarkan agen tanpa memperdulikan sebetulnya butuh atau tidak. Jawaban lain yang penting sudah punya asuransi jadi sudah merasa aman tanpa membaca lagi polis yang sudah dimiliki.

Membeli asuransi berarti membeli proteksi atau perlindungan. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan pada saat akan membelinya.

 

Uang Pertanggungan (UP)

Fungsi asuransi jiwa yaitu melindungi nilai ekonomis seseorang jika terjadi risiko kematian. Oleh karena itu UP sebaiknya cukup untuk membiayai hidup ahli waris selama kurang lebih 10 tahun dengan standar yang sama atau hingga kondisi keuangan pulih kembali.

Besar UP akan mempengaruhi premi yang Anda bayar karena itu harus diperhitungkan secara cermat. Jangan sampai UP terlalu besar yang berakibat premi Anda menjadi lebih besar dari yang seharusnya dikeluarkan (overinsurance). Namun, jangan pula terlalu kecil karena nantinya tidak akan mencukupi untuk digunakan oleh ahli waris (underinsurance).

Beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam perhitungan UP yaitu jumlah hutang yang dimiliki, jumlah aset yang ada serta dana yang diperlukan untuk pendidikan anak.

Ada banyak cara untuk menghitung besarnya UP, namun cara yang paling mudah yaitu hitung besar pengeluaran Anda per bulan dikalikan setahun kemudian dikalikan sepuluh.

Misal pengeluargan per bulan Rp 3 juta, maka besarnya UP yang Anda butuhkan adalah:

Rp 3 Juta x 12 Bulan x 10 Tahun = Rp 360 Juta

Lama Pertanggungan

Perlindungan asuransi dibutuhkan selama masa produktif, lamanya tergantung usia masuk asuransi. Masa produktif ini ketika seseorang mulai bekerja hingga pensiun atau 55 tahun. Setelah usia itu, sebaiknya sudah memiliki aset yang mencukupi untuk digunakan sebagai warisan sehingga tidak lagi bergantung pada uang pertanggungan asuransi.

 

Premi

Premi merupakan biaya yang harus dikeluargan untuk membeli asuransi. Besarnya premi dipengaruhi oleh UP dan lamanya pertanggungan. Semakin besar UP dan semakin lama pertanggungan maka premi juga akan menjadi besar. Perusahaan asuransi akan memberikan perhitungan premi setelah calon tertanggung memutuskan besarnya UP dan berapa lama masa pertanggungan yang diinginkan.